Bengawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat
https://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan
Bengawan : Jurnal Pengabdian MasyarakatPoliteknik Indonusa Surakartaen-USBengawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat2776-3552Pemberdayaan UMKM Batik Laweyan Solo Melalui Pemanfaatan Mall Online Untuk Peningkatan Daya Saing Usaha
https://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/235
<p>Perkembangan teknologi digital menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi guna meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha. UMKM Batik Solo Laweyan sebagai sentra batik tradisional memiliki potensi ekonomi dan budaya yang besar, namun pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran masih terbatas dan bersifat individual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM Batik Solo Laweyan melalui pengembangan mall online sebagai upaya mendukung transformasi digital berbasis kawasan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis kebutuhan mitra, meliputi tahap identifikasi permasalahan, perancangan dan pengembangan mall online, pelatihan dan pendampingan penggunaan sistem, serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mall online yang dikembangkan mampu menjadi media pemasaran digital terintegrasi yang memperkuat branding kolektif UMKM Batik Laweyan. Evaluasi menunjukkan bahwa sekitar 80% UMKM mitra berhasil bergabung dan menampilkan produknya dalam platform, serta 75% mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam pemasaran digital. Selain itu, UMKM memberikan respon positif terhadap kemudahan dan manfaat sistem dalam memperluas jangkauan pasar. Dengan demikian, pengembangan mall online yang disertai pelatihan dan pendampingan terbukti efektif dalam mendukung transformasi digital dan pemberdayaan UMKM Batik Laweyan secara berkelanjutan.</p>Agustina SrirahayuMei PurweniIntan RahmawatiSulistyowati Dwiningsih Melani
Copyright (c) 2026 Agustina Srirahayu, Mei Purweni, Intan Rahmawati, Sulistyowati Dwiningsih Melani
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-252026-06-25611810.46808/jurnalbengawan.v6i1.235Edukasi Tanaman Obat Keluarga Melalui Program Pojok Toga Di Lingkungan Masyarakat Proklim Gajah Putih Berbasis Teknologi Qr Code Dan Website
https://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/237
<p><strong>Abstrak : </strong> Dalam rangka meningkatkan pemanfaatan lahan pekarangan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap tanaman obat keluarga (TOGA), pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di RT 03 RW 09, Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta. Berdasarkan pemantauan tim pengabdian masyarakat, Sebagian lahan pekarangan warga belum dimanfaatkan secara maksimal, dam masih kurangnya kesadaran masyarakat terhadap tanaman TOGA. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam beberapa fase, ini termasuk observasi, koordinasi tim, monitoring, pembuatan Pojok Toga, edukasi masyarakat tentang pemanfaatan tanaman obat, dan penggunaan teknologi QR Code sebagai alat edukasi digital. Penataan Pojok Toga mencakup kegiatan pembukaan lahan, penanaman berbagai tanaman obat, dan pemasangan label tanaman dengan QR Code yang terhubung dengan informasi tanaman herbal TOGA di Website. Inisiatif penjangkauan dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan tentang manfaat TOGA bagi perekonomian, kesehatan, dan lingkungan. Temuan menunjukan dukungan masyarakat yang besar, kesadaran yang tinggi akan mafaat tanaman obat dan meningkatnya minat dalam pengelolaan lahan secara otonom. Materi edukasi digital dan Pojok Toga memberikan akses kepada masyarakat terhadap sumber daya berkelanjutan yang dapat mendukung pengembangan lingkungan yang produktif, sehat dan ramah lingkungan.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> <em>TOGA, Pengabdian Masyarakat, Pojok Toga, Edukasi, QR Code, Website, Lingkungan.</em></p> <p> </p> <p><strong><em>Abstract:</em></strong><em> In Order to improve the utilization of yard land and increase public awareness of family medical plants (TOGA), this community service was carried out in RT 03 RW 09, Karangasem Village, Laweyan District, Surakarta City. Based on the monitoring of the community service team, some of the residents yard land has not been utilized optimally, and there is still a lack of puvblic awareness of TOGA plants. This community services was carried out in several phases, including observation, team coordination, monitoring, creaction of the a TOGA corner, public education about the use of medicinal plants, and the use of QR Code technology as a ditigal education tool. The arrangement of the TOGA Corner includes land clearing activities, planting various medicinal plants, and installing plant label with QR Codes that are connected to TOGA herbal plant information on the website. Outreach initiatives were carried out to increase knowledge about the benefits of TOGA for the economy, health, and the environment. The findings showed great community support, high awareness of the benefits of medicinal plants and increasing interest in autonomous land management. Digital Toga Corner provide the community with access to sustainable resources that can support the development of a produvtive, healthy, and environmentally friendly environment. </em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><strong><em>: </em></strong><em>TOGA, Community Service, Toga Corner, Education, QR Code, Website, Environment.</em></p>Norma PuspitasariDessy Erlina MugitaIin SuhestiMuhamad Ammar Raihan ArdiyantoAnggita Salsa Sapta AnjaniKeandra Mahrady JayaAlexa Kusuma Wardana
Copyright (c) 2026 Norma Puspitasari, Dessy Erlina Mugita, Iin Suhesti, Muhamad Ammar Raihan Ardiyanto, Anggita Salsa Sapta Anjani, Keandra Mahrady Jaya, Alexa Kusuma Wardana
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-252026-06-256191910.46808/jurnalbengawan.v6i1.237Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Putri Melalui Edukasi Kesehatan Di Smp It Ar-Risalah Sukoharjo
https://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/244
<p>Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap permasalahan kesehatan reproduksi akibat rendahnya pengetahuan dan akses informasi yang memadai. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko perilaku tidak sehat, seperti infeksi menular seksual dan kehamilan tidak diinginkan. Edukasi kesehatan reproduksi menjadi salah satu upaya strategis untuk meningkatkan pengetahuan dan membentuk perilaku sehat remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja putri melalui edukasi di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat dengan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyuluhan, diskusi, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan di SMP IT Ar-Risalah Sukoharjo dengan melibatkan 65 siswi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi, yang ditandai dengan peningkatan skor post-test dibandingkan pre-test. Edukasi yang dilakukan secara interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi serta mendukung pembentukan perilaku sehat pada remaja secara berkelanjutan.</p>Wahyu Ratri SukmaningsihNadia Marsha KarindaNatasya MutoliahWahyu Arcinta Ma’rifatullahYuni Tri UtamiZahra Gita CahyaniZalza Rahmawati Nuraini
Copyright (c) 2026 Wahyu Ratri Sukmaningsih, Nadia Marsha Karinda, Natasya Mutoliah; Wahyu Arcinta Ma’rifatullah; Yuni Tri Utami, Zahra Gita Cahyani, Zalza Rahmawati Nuraini
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-252026-06-2561202910.46808/jurnalbengawan.v6i1.244Edukasi Kesehatan Organ Reproduksi Dan Pemanfaatkan Daun Sirih Menjadi Sabun Antiseptik Kepada Penerima Manfaat Panti Rehabilitasi Sosial Wanita
https://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/247
<p><strong>Abstrak:</strong> Kesehatan reproduksi merupakan aspek penting dalam menjaga kualitas hidup perempuan, terutama bagi kelompok rentan seperti pasien rehabilitasi sosial. Permasalahan seperti infeksi menular seksual (IMS) dan rendahnya personal hygiene menjadi faktor risiko utama yang perlu ditangani melalui pendekatan edukatif dan pemberdayaan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peserta mengenai kesehatan organ reproduksi serta keterampilan dalam pemanfaatan bahan alami melalui pembuatan sabun berbahan ekstrak daun sirih. Metode yang digunakan meliputi pendekatan didaktik melalui ceramah, diskusi, pembagian buku saku, serta pelatihan praktik pembuatan sabun. Evaluasi dilakukan berdasarkan indikator hasil berupa peningkatan pengetahuan dan tingkat kepuasan peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 60,85 pada pre-test menjadi 67,45 pada post-test. Uji <em>paired sample t-test</em> menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik (p < 0,05) dengan nilai <em>effect size</em> kategori sedang (d = 0,41). Selain itu, tingkat kepuasan peserta berada pada kategori sangat puas dengan rata-rata skor 4,73 (skala 1–5). Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta serta memberikan pengalaman pembelajaran yang positif. Pendekatan edukasi yang dikombinasikan dengan pelatihan keterampilan berbasis potensi lokal dapat menjadi strategi yang relevan dalam upaya promotif dan preventif kesehatan reproduksi.</p> <p><strong>Abstract:</strong> <em>Reproductive health is a crucial aspect of women’s quality of life, particularly for vulnerable groups such as social rehabilitation patients. Issues such as sexually transmitted infections (STIs) and poor personal hygiene remain significant risk factors that require educational and empowerment-based interventions. This community service program aimed to improve participants’ knowledge of reproductive health and enhance their skills in utilizing natural resources through the production of herbal soap made from betel leaf extract. The program employed a didactic approach, including lectures, discussions, booklet distribution, and hands-on training in soap production. Evaluation is carried out based on outcome indicators in the form of increased knowledge and participant satisfaction levels. The results indicated an increase in the average knowledge score from 60.85 in the pre-test to 67.45 in the post-test. A paired sample t-test revealed a statistically significant difference (p < 0.05), with a moderate effect size (d = 0.41). Additionally, participant satisfaction was categorized as very high, with an average score of 4.73 on a 1–5 scale. In conclusion, the program was effective in improving participants’ knowledge and providing a positive learning experience. The integration of educational strategies with skill-based training using local resources offers a relevant approach for promoting and preventing reproductive health issues</em></p>Stefanus Khrismasagung TrikusumaadiAdhi Kumoro Setya
Copyright (c) 2026 Stefanus Khrismasagung Trikusumaadi, Adhi Kumoro
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-252026-06-2561303810.46808/jurnalbengawan.v6i1.247Pelatihan Wirausaha Berbasis Digital bagi Mahasiswa AKPARTA Mandala Bhakti Surakarta
https://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/248
<p style="margin: 0cm; margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; text-justify: inter-ideograph; line-height: 115%;">Transformasi teknologi digital telah mengubah cara kewirausahaan dikembangkan, khususnya pada sektor pariwisata yang semakin bergantung pada pemanfaatan media digital dan platform daring. Kondisi tersebut menuntut mahasiswa pendidikan vokasi pariwisata untuk tidak hanya memiliki kesiapan kerja, tetapi juga kesiapan berwirausaha berbasis teknologi digital. Namun, pada praktiknya masih ditemukan keterbatasan pemahaman, keterampilan, dan kesiapan mahasiswa dalam mengadopsi kewirausahaan digital secara aplikatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan kewirausahaan digital mahasiswa melalui pelatihan wirausaha berbasis teknologi digital. Metode kegiatan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif dan aplikatif yang dilaksanakan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, simulasi bisnis digital, serta penugasan berbasis proyek sederhana. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pemahaman dan kesiapan mahasiswa, serta observasi untuk menilai tingkat partisipasi dan perubahan sikap selama pelatihan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap konsep dan peluang kewirausahaan digital, disertai dengan perubahan sikap yang lebih positif serta meningkatnya kepercayaan diri mahasiswa dalam merancang ide usaha digital yang relevan dengan sektor pariwisata. Berdasarkan hasil tersebut, direkomendasikan agar perguruan tinggi, khususnya institusi pendidikan vokasi pariwisata, mengintegrasikan pelatihan kewirausahaan berbasis teknologi digital secara berkelanjutan dan mengembangkan program pendampingan lanjutan guna mendukung implementasi usaha digital mahasiswa secara nyata.</p>Bangun Prajadi Cipto UtomoFajar SuryaniArnes Anandita
Copyright (c) 2026 Bangun Prajadi Cipto Utomo, Fajar Suryani, Arnes Anandita
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-252026-06-2561394910.46808/jurnalbengawan.v6i1.248Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Sawah Melalui Budidaya Kedelai Di Gapoktan Amrih Mukti Kabupaten Boyolali
https://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/249
<p>Komoditas padi menjadi komoditas unggulan di Indonesia karena konsumsi penduduknya berupa beras. Desa Tawengan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali memiliki lahan sawah yang luas sebesar 152 ha. Petani di Desa Tawengan tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani Amrih Mukti. Namun, pemanfaatan lahan belum optimal karena petani cenderung tidak memanfaatkan lahan sawah ketika musim kemarau, menanam padi secara terus-menerus tanpa rotasi tanaman, sehingga menyebabkan penurunan kesuburan tanah serta meningkatnya serangan hama dan penyakit. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan lahan melalui budidaya kedelai sebagai tanaman rotasi dan mampu meningkatkan pendapatan petani. Metode yang diterapkan meliputi penyuluhan, pelatihan budidaya, pembuatan demplot, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam budidaya kedelai, mulai diterapkannya pola rotasi tanaman, serta perbaikan kondisi lahan secara bertahap. Selain itu, petani mulai merasakan peluang tambahan pendapatan dari usaha tani kedelai dibandingkan lahan sawah diberakan dengan produktivitas kedelai 1,82 ton/ha. Budidaya kedelai terbukti menjadi sebuah alternatif usaha tani yang menguntungkan dan berkelanjutan.</p>Vidi MercyanaAnditya Gilang Rizky Pradana
Copyright (c) 2026 Vidi Mercyana, Anditya Gilang Rizky Pradana
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-252026-06-2561505810.46808/jurnalbengawan.v6i1.249Edukasi Kesehatan Dagusibu Sejak Dini : Cerdas Dan Aman Mengelola Obat Untuk Remaja Sehat Dan Bertanggung Jawab
https://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/250
<p>Penggunaan obat yang tidak tepat dan kesalahan pengelolaan obat dikalangan remaja masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) pada siswa SMP Negeri 51 Jakarta. Kegiatan melibatkan 40 siswa kelas VII dan VIII dengan desain one-group pretest-posttest. Edukasi diberikan melalui ceramah, presentasi PowerPoint (berbasis materi DAGUSIBU), leaflet, dan diskusi interaktif. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner tervalidasi. Hasil menunjukkan skor pretest rata-rata 51,25 ± 7,80 meningkat menjadi 87,50 ± 5,45 setelah intervensi (p < 0,001, uji t berpasangan). Skor N-Gain sebesar 0,74 (kategori tinggi). Peserta menunjukkan peningkatan pemahaman tentang cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar. Edukasi kesehatan DAGUSIBU efektif sebagai strategi pencegahan dini pengelolaan obat rasional pada remaja</p>Moh. Firman IrwantoIndah PuspitasariMaratun ShoalihaAde Abiyyatun MahdiyyahSucia Pratiwi TampoySalamah Thomasito BatubaraPonirah Ponirah
Copyright (c) 2026 firman_1103 firman, Indah Puspitasari, Maratun Shoaliha, Ade Abiyyatun Mahdiyyah, Sucia Pratiwi Tampoy, Salamah Thomasito Batubara, Ponirah Ponirah
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-252026-06-2561596410.46808/jurnalbengawan.v6i1.250Pemberdayaan Warga Lokal Sebagai Agen Peringatan Dini Kebakaran Berbasis Media Sosial: Pengalaman Desa Sewurejo
https://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/251
<p>Desa Sewurejo, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar merupakan wilayah perbukitan dengan vegetasi hutan yang rimbun dan jarak antar rumah warga yang cukup berjauhan. Kondisi geografis ini menjadikan desa tersebut rentan terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan yang dapat menyebar secara cepat dan luas sebelum bantuan eksternal sempat tiba. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga Desa Sewurejo melalui dua strategi utama, yaitu edukasi mitigasi bencana kebakaran dengan pendekatan komunikasi partisipatif serta pemberdayaan warga lokal sebagai agen penyebaran informasi tanda-tanda kebakaran melalui media sosial. Metode yang diterapkan mencakup penyuluhan, diskusi kelompok terarah (FGD), pelatihan penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), simulasi evakuasi, serta workshop literasi digital untuk produksi dan distribusi konten peringatan kebakaran di platform WhatsApp, Facebook, dan Instagram. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta rata-rata sebesar 67,8 persen berdasarkan pre-test dan post-test. Terbentuknya jaringan komunikasi digital berbasis media sosial di tingkat RT dan RW terbukti mempercepat respons awal warga terhadap potensi kebakaran. Pendekatan gabungan antara edukasi tatap muka dan pemberdayaan media sosial terbukti efektif dalam membangun sistem peringatan dini berbasis komunitas yang adaptif terhadap kondisi geografis desa yang tersebar dan terisolasi secara jarak</p>Jeratallah Aram DaniJahid Syaifullah JahidAli Arif Setiawan AliChristina Nur Wijayanti ChristinaTimotius Suryadi
Copyright (c) 2026 Jeratallah Aram Dani, Jahid Syaifullah Jahid, Ali Arif Setiawan Ali, Christina Nur Wijayanti Christina, Timotius Suryadi
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-252026-06-2561657510.46808/jurnalbengawan.v6i1.251Cerdik Lawan Hipertensi Melalui Edukasi Cek Kesehatan Dan Konseling Obat Pada Posyandu Bumi Laweyan Kota Surakarta
https://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/253
<p>Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang banyak dialami masyarakat dan sering disebut sebagai silent killer karena dapat berlangsung tanpa gejala namun berisiko menimbulkan komplikasi serius, seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin, kurangnya pemahaman mengenai pola hidup sehat, serta ketidakpatuhan dalam penggunaan obat antihipertensi menjadi faktor yang memperburuk kondisi tersebut. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan pengabdian masyarakat yang terintegrasi untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian hipertensi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui program “CERDIK Lawan Hipertensi: Cek Kesehatan, Edukasi, dan Konseling Obat” pada Posyandu PKK RT 03/RW 02, Kelurahan Bumi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan dilanjutkan dengan edukasi mengenai hipertensi menggunakan pendekatan CERDIK (Cek kesehatan secara berkala, anti rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat dan seimbang, Istirahat cukup dan Kelola stres). Selain itu, dilakukan konseling obat secara individual untuk memberikan informasi tentang penggunaan obat antihipertensi yang tepat, efek samping, serta pentingnya kepatuhan terapi. Kegiatan diikuti oleh anggota PKK dan masyarakat setempat dengan antusiasme yang tinggi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai faktor risiko, pencegahan, dan pengelolaan hipertensi, serta pentingnya penggunaan obat secara teratur. Sebagian peserta diketahui memiliki tekanan darah di atas normal dan mendapatkan rekomendasi untuk melakukan pemeriksaan lanjutan ke fasilitas kesehatan. Program ini memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini dan pengendalian hipertensi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menjadi upaya promotif dan preventif yang berkelanjutan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyaraka khususnya disekitar kampus</p>Diyan Sakti PurwantoIin SuhestiIka Hany FatmawatiDina Ashfa KarimaMalihatul Tsaqif FarrasAnsela Permata SariNurul UtsainiDiaz Eka PangestiPriska Andini
Copyright (c) 2026 Diyan Sakti Purwanto, Iin Suhesti, Ika Hany Fatmawati, Dina Ashfa Karima, Malihatul Tsaqif Farras, Ansela Permata Sari, Nurul Utsaini, Diaz Eka Pangesti, Priska Andini
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-252026-06-2561768310.46808/jurnalbengawan.v6i1.253Pendampingan Terpadu Dalam Penyelenggaraan Pameran Produk Warga Binaan Forum PKBM Kabupaten Karanganyar Sebagai Strategi Penguatan Literasi Ekonomi
https://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/242
<p>Penguatan literasi ekonomi masyarakat menjadi salah satu kunci dalam mendorong kemandirian dan keinginan usaha mikro berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan model pendampingan terpadu dalam penyelenggaraan pameran produk sebagai strategi peningkatan literasi ekonomi warga binaan PKBM Kabupaten Karanganyar. Permasalahan utama mitra terletak pada rendahnya pemahaman terhadap aspek hilir kegiatan ekonomi, meliputi penentuan harga, pengemasan produk, strategi promosi, serta minimalnya pemanfaatan pameran sebagai media pembelajaran ekonomi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis experiential learning yang dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan literasi ekonomi, pendampingan pra-pameran, praktik langsung dalam pameran, serta evaluasi reflektif pasca kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada aspek kognitif (pemahaman konsep ekonomi), afektif (kepercayaan diri dan motivasi berwirausaha), serta psikomotorik (keterampilan pemasaran dan komunikasi bisnis). Selain itu, terjadi transformasi fungsi pameran dari sekedar kegiatan promosi menjadi media pembelajaran ekonomi yang kontekstual dan aplikatif. Kegiatan ini juga memperkuat peran PKBM sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis pendidikan nonformal. Dengan demikian, model pendampingan terpadu yang dikembangkan memiliki relevansi dan potensi replikasi dalam konteks penguatan literasi ekonomi secara masyarakat berkelanjutan.</p>Bakti Sri RahayuCanggih Ajika Pamungkas
Copyright (c) 2026 Bakti Sri Rahayu, Canggih Ajika Pamungkas
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-252026-06-2561849110.46808/jurnalbengawan.v6i1.242Pelatihan formulasi minuman herbal celup untuk meningkatkan kebugaran siswa SMK Kesehatan Nusantara Surabaya Alam mendukung program Sustainable Development Goals (SGDS)
https://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/262
<p>Aktivitas pembelajaran pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), khususnya bidang kesehatan dan vokasi, sering menimbulkan kelelahan fisik akibat tingginya intensitas praktik laboratorium dan kegiatan akademik. Kondisi tersebut mendorong siswa mengonsumsi minuman energi instan yang berisiko terhadap kesehatan apabila digunakan secara berlebihan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa mengenai pemanfaatan tanaman herbal lokal sebagai minuman peningkat kebugaran melalui pelatihan formulasi minuman herbal celup berbahan daun teh, purwaceng, dan rosemary. Metode pelaksanaan dilakukan secara luring melalui penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung formulasi teh herbal, serta evaluasi menggunakan <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>. Peserta kegiatan merupakan siswa SMK Kesehatan Nusantara Surabaya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan siswa setelah pelatihan, ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata <em>pre-test</em> sebesar 57,88 menjadi 98,44 pada <em>post-test</em>. Hasil uji <em>Wilcoxon Signed Rank Test</em> menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05), yang menandakan terdapat perbedaan signifikan antara nilai <em>pre-test</em> dan <em>post-test.</em> Pelatihan berbasis praktik terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai manfaat tanaman herbal, teknik formulasi, serta potensi pengembangan produk kesehatan berbasis bahan alam lokal. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian <em>Sustainable Development Goals </em>(SDGs), khususnya tujuan nomor 3, 4, dan 8 terkait kesehatan, pendidikan berkualitas, dan pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi lokal.</p>Umarudin UmarudinSyukriantoSilvi Ayu WulansariRamadhan RenaisansaRatna Dwi W
Copyright (c) 2026 Umarudin Umarudin; Syukrianto; Silvi Ayu Wulansari, Ramadhan Renaisansa, Ratna Dwi W
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-252026-06-25619210210.46808/jurnalbengawan.v6i1.262Peningkatan Kesadaran Keamanan Data Digital Dan Etika Bermedia Sosial Pada Siswa SMP Negeri 38 Bekasi
https://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/254
<p>Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat menjadikan remaja sebagai kelompok pengguna internet aktif yang rentan terhadap berbagai risiko digital, seperti penyalahgunaan data pribadi, cyberbullying, serta penipuan digital. Selain itu, remaja juga bisa terkena dampak langsung dari rendahnya etika dalam bermedia sosial. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penguatan literasi digital yang tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga pada kesadaran kritis dan tanggung jawab sosial dalam penggunaan media digital. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema <em>“Be Aware, Be Secure”</em> ini bertujuan mengenalkan dan membangun pemahaman mengenai keamanan data digital dan etika bermedia sosial pada siswa SMP Negeri 38 Bekasi. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan <em>service learning</em> dengan metode edukatif-partisipatif yang melibatkan 56 siswa kelas VII hingga IX. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, diskusi interaktif, simulasi kasus, serta penyebaran kuesioner berbasis skala Likert. Materi yang diberikan meliputi pengelolaan data pribadi, keamanan akun media sosial, ancaman digital seperti phishing dan cyberbullying, serta etika komunikasi digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas peserta memiliki tingkat kesadaran yang cukup baik terhadap keamanan digital. Sebanyak 58,9% peserta menyatakan sangat setuju bahwa konten digital yang diunggah dapat disimpan dan disebarluaskan kembali oleh orang lain, sedangkan 57,1% peserta memahami cara mengatur privasi akun media sosial. Pada aspek etika digital, 85,7% peserta memahami bahwa komentar kasar dapat menyakiti orang lain dan 64,3% peserta berusaha menggunakan bahasa yang sopan saat berinteraksi di media sosial. Selain itu, mayoritas peserta juga menunjukkan penolakan terhadap perilaku cyberbullying dan memiliki kesadaran terhadap tanggung jawab digital. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif dapat menjadi media pembelajaran yang relevan dalam mengenalkan literasi keamanan digital kepada siswa.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> literasi digital, keamanan digital, etika bermedia sosial, cyberbullying, service learning.</p>Dian SukmawatiMoh Rifaldi AkbarAnnisa Eka SyafrinaNurul FauziahTitis Nurwulan SuciatiYudhistira Ardi Poetra
Copyright (c) 2026 Dian Sukmawati, Moh Rifaldi Akbar, Annisa Eka Syafrina, Nurul Fauziah, Titis Nurwulan Suciati, Yudhistira Ardi Poetra
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-252026-06-256110311210.46808/jurnalbengawan.v6i1.254Edukasi Literasi Digital: Menangkal Pengaruh Buruk TikTok terhadap Minat Belajar Anak Di Desa Ngrodon Kec. Wonosari Kab. Klaten
https://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/257
<p>Media Sosial menjadi hal yang sangat menarik bagi generasi Z saat ini. Media Sosial mampu mempengaruhi perilaku seseorang dalam kehidupannya. TikTok merupakan media sosial paling banyak diakses di Indonesia dengan jumlah mencapai 157,6 juta orang. Pengguna TikTok dimanjakan dengan berbagai konten informatif hingga konten receh yang sangat sederhana namun mempunyai viewer yang tinggi. Kemudahan dalam mengakses tiktok membuat para orang tua khususnya ibu memiliki kekawatiran terhadap minat belajar anak. Konten Tiktok membawa candu bagi penggunannya. Meskipun media sosial mampu meningkatkan kreativitas anak namun juga mampu menyebabkan rasa malas dan gangguan kesehatan mental jika tidak ada pendampingan dengan benar. Kegiatan ini memiliki tujuan memberikan edukasi terhadap ibu PKK Desa Ngrodon Kec Wonosari Kab Klaten agar mampu mengantisipasi dampak negatif dari tiktok terhadap minat belajar anak. Diharapkan dengan kegiatan edukasi literasi digital ini kader PKK mampu memberikan bimbingan, pembatasan waktu serta melakukan pengawasan terhadap anak dalam mengakses konten tiktok sehingga mampu mengurangi dampak negatif yang disebabkan oleh media sosial tiktok seperti susah berkonsentrasi, mudah marah, malas dan perkataan yang kurang sopan. Metode yang digunakan yaitu pemaparan materi dan diskusi tanya jawab untuk mendapatkan bagaimana teknik yang benar yang akan diterapkan dalam rangka mencegah dampak negatif tingginya konsumsi konten tiktok terhadap minat belajar anak. Dengan metode Participatory Action Research pengabdian ini mampu menjawab permasalahan yang dialami oleh Ibu PKK Desa Ngrondon Kec wonosari kab Klaten.</p>Eni LestariDiyan Sakti PurwantoFarras Syaafi Rais
Copyright (c) 2026 Eni Lestari, Diyan Sakti Purwanto, Farras Syaafi Rais
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-252026-06-256111312310.46808/jurnalbengawan.v6i1.257Edukasi Farmasi dan Konseling Pola Hidup Sehat untuk Pengendalian Asam Urat (Hiperurisemia) pada Lansia di Posyandu Plus RW XIII Dawung Tengah
https://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/259
<p>Penyakit asam urat atau hiperurisemia merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat, terutama pada kelompok lanjut usia. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko, gejala, dan upaya pencegahan penyakit asam urat menyebabkan masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan dan penanganan penyakit asam urat melalui edukasi kesehatan di Posyandu Plus RW XIII Dawung Tengah, Kelurahan Serengan, Jawa Tengah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah <em>Participatory Action Research (PAR)</em> dengan tahapan observasi, wawancara, penyusunan materi edukasi, pelaksanaan penyuluhan, dan evaluasi kegiatan. Pengukuran tingkat pengetahuan peserta dilakukan menggunakan metode <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em> terhadap 22 peserta lansia. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah pelaksanaan edukasi kesehatan. Nilai rata-rata <em>pre-test</em> peserta sebesar 59,1 meningkat menjadi 99 pada hasil <em>post-test</em>. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Edukasi kesehatan berbasis komunitas melalui posyandu terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat mengenai penyakit asam urat serta mendorong penerapan pola hidup sehat pada kelompok lanjut usia. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi salah satu upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan dan pengendalian penyakit asam urat.</p>Raihana IzzahAdnan Nur AvifCinta Permata Sari
Copyright (c) 2026 Raihana Izzah, Adnan Nur Avif, Cinta Permata Sari
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-252026-06-2561124131Penguatan Kompetensi Public Speaking SDM Perhotelan Melalui Pelatihan Interaktif
https://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/239
<p>Kemampuan <em>public speaking</em> merupakan kompetensi penting bagi sumber daya manusia perhotelan dalam mendukung kualitas komunikasi dan layanan yang ditawarkan oleh suatu hotel. Namun, rendahnya kepercayaan diri serta keterbatasan penguasaan teknik komunikasi verbal dan nonverbal masih menjadi kendala yang sering ditemui di lingkungan kerja perhotelan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan kepercayaan diri dan kemampuan <em>public speaking</em> karyawan perhotelan melalui pendekatan pelatihan <em>public speaking</em> interaktif dengan <em>role play</em>. Kegiatan dilaksanakan di Hotel Tentrem Semarang dengan melibatkan peserta dari berbagai level jabatan, meliputi staff, supervisor, dan manajer hotel. Metode yang digunakan terdiri atas tiga tahapan, yaitu <em>pre-test</em>, pelatihan interaktif, dan <em>post-test</em>. Pelatihan dirancang dengan mengombinasikan pemaparan materi, diskusi, praktik langsung <em>public speaking</em> dengan simulasi dan role play, serta kuis sebagai aktivitas pendukung pada sesi <em>ice breaking</em>. Data diperoleh melalui hasil observasi dan formulir kuesioner <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em> yang dianalisis secara deskriptif komparatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap aspek-aspek <em>public speaking</em>, termasuk <em>storytelling</em>, teknik vokal, komunikasi nonverbal, serta strategi dalam pengelolaan rasa gugup. Selain itu, pelatihan interaktif dengan <em>role play</em> ini dapat memperkuat kepercayaan diri peserta dalam menyampaikan pesan secara efektif. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan pelatihan interaktif <em>role play</em> dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kompetensi <em>public speaking</em> sumber daya manusia perhotelan.</p>Maharani Ayuning TyasPrasiwi Citra ResmiUlva Savitri
Copyright (c) 2026 Maharani Ayuning Tyas, Prasiwi Citra Resmi, Ulva Savitri
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-252026-06-256113214210.46808/jurnalbengawan.v6i1.239Peningkatan Tingkat Pengetahuan Masyarakat Terhadap Bahaya Resistensi Antibiotik (Jagareksa Antibiotik)
https://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/241
<p>Resistensi Antibiotik (RA) saat ini telah menjadi krisis kesehatan masyarakat global yang serius, di mana mikroorganisme berevolusi sehingga antibiotik kehilangan efisiensi untuk mnghambat pertumbuhan atau membunuh bakteri. Ancaman ini tidak hanya mempunyai dampak klinis semata, melainkan juga berdampak sosial dan ekonomi, ditandai adanya peningkatan angka morbiditas dan mortalitas yang signifikan yang diakibatkan oleh infeksi yang sulit diobati. Di Indonesia, permasalahan pola pengobatan antibiotik yang irrasional masih menjadi isu utama yang mempercepat laju resistensi. Studi menunjukkan bahwa faktor utama yang mendorong terjadinya RA di komunitas adalah penggunaan obat antibiotik tanpa anjuran atau resep dokter (swamedikasi), serta ketidakpatuhan terhadap durasi dan dosis pengobatan yang semestinya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan melakukan edukasi kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan kewaspadaan dan pemahaman masyarakat terhadap kasus resistensi antibiotik dan dampaknya, sebagai upaya yang preventif untuk mengendalikan penyebaran resistensi antimikroba di kalangan masyarakat. Edukasi “Jagareksa Antibiotik” berlokasi di POSBINDU Desa Getasan, Tarubasan, Klaten., secara keseleruhan telah berjalan sukses meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penggunaan obat antibiotik yang rasional. Kenaikan nilai rata-rata yang berubah sangat signifikan dari 63,81 pada pre-test menjadi 95,24 pada post-test, yaitu meningkat sebesar 49%. Kesadaran yang baru ini menjadi langkah awal penting bagi masyarakat untuk mencegah risiko terjadinya resitensi antibiotik di sekitar lingkungan masyarakat</p>Riyan setiyantoAdnan Nur AvifYohana Baptista TTisha Aurellia Bonanza
Copyright (c) 2026 Riyan setiyanto, Adnan Nur Avif, Yohana Baptista T, Tisha Aurellia Bonanza
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-252026-06-256114515310.46808/jurnalbengawan.v6i1.241Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Penanaman Tanaman Obat Keluarga (Toga) Di Kelompok Wanita Tani Di Desa Alasombo
https://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/255
<p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemanfaatan lahan kosong melalui penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Alasombo. Metode yang digunakan adalah pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), dengan masyarakat sebagai pelaku utama dan mahasiswa KKN sebagai fasilitator. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi aset lokal, perencanaan program, pelaksanaan penanaman, pendampingan edukasi, serta evaluasi partisipatif melalui Participatory Rural Appraisal (PRA). Hasil menunjukkan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan budidaya tanaman obat, serta pemahaman tentang manfaat kesehatan dari TOGA. Kegiatan panen dan pemasangan papan nama memperkuat identitas program dan rasa kepemilikan warga terhadap lahan budidaya, mendukung keberlanjutan kegiatan. Program ini juga memberikan kesempatan praktik pengolahan tanaman menjadi produk sederhana yang bermanfaat bagi keluarga, seperti pudding temulawak, sekaligus memperkuat kapasitas lokal dalam menjaga kesehatan keluarga secara mandiri. Kesimpulannya, pendekatan partisipatif berbasis aset lokal efektif meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan pemanfaatan TOGA secara berkelanjutan, menjadi model pemberdayaan masyarakat yang dapat direplikasi di komunitas lain.</p>Faizqinthar Bima NugrahaWahyu Dwi CahyoMonika Fifi AprilianaAnisa Hidayatu Sholehah
Copyright (c) 2026 Faizqinthar Bima Nugraha, Wahyu Dwi Cahyo, Monika Fifi Apriliana, Anisa Hidayatu Sholehah
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-252026-06-256115416210.46808/jurnalbengawan.v6i1.255Edukasi Penggunaan Obat Selama Berpuasa Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Pada Pasien Geriatri Di Rsud Ulin Banjarmasin
https://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/258
<p><em>The month of Ramadan often poses challenges for patients undergoing routine medication due to changes in meal schedules that can affect medication timing. Improper adjustment may reduce the effectiveness of therapy. The purpose of health promotion is to improve public understanding of medication use during the month of Ramadan, particularly among geriatric clinic patients at RSUD Ulin, Banjarmasin. An educational activity on how to take medication during fasting was conducted on February 26, 2025, in the waiting room of the Geriatric Clinic at RSUD Ulin, Banjarmasin. A total of 22 elderly patients participated in the session. The education was delivered through PowerPoint presentations and informative leaflets. Evaluation was carried out using a pretest and posttest consisting of true or false questions answered with color-coded cards. Pretest results showed some misunderstanding among participants. All participants answered the first question correctly, but only 20 people (90.90%) answered the second question correctly, and 15 people (68.16%) correctly answered the third. After the educational session, all participants answered all posttest questions correctly. The improvement in results indicates that the material was delivered effectively and was well understood by the participants. It is expected that this understanding can be applied in daily practice during fasting.</em></p>Putri Helena Junjung Buih BuihNabila Hadiah AkbarAditya Maulana Perdana PutraKhoirunnisa MuslimawatiMuhammad Ariq Athallah AkbarAzizah Akbariani Ahmad
Copyright (c) 2026 Putri Helena Junjung Buih Buih, Nabila Hadiah Akbar, Aditya Maulana Perdana Putra, Khoirunnisa Muslimawati, Muhammad Ariq Athallah Akbar, Azizah Akbariani Ahmad
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-252026-06-256116317110.46808/jurnalbengawan.v6i1.258Skrining Kesehatan Penyakit Tidak Menular Dan Edukasi Pengelolaan Sampah Obat Bersama BPOM Samarinda
https://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/261
<p>Peningkatan penyakit tidak menular, rendahnya literasi penggunaan obat, serta pengelolaan limbah obat rumah tangga yang belum optimal memerlukan intervensi kesehatan berbasis komunitas yang mudah diakses. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memfasilitasi deteksi dini kesehatan, meningkatkan pemahaman penggunaan obat rasional, mengedukasi cara pembuangan sampah obat yang benar, serta memperkuat literasi masyarakat dalam memilih jamu dan produk kesehatan yang aman. Kegiatan dilaksanakan di Gelora Kadrie Oening Samarinda pada 26 April 2026 melalui skrining kesehatan, konsultasi Apoteker, Aksi ABSONESIA, KIE Keliling, dan Gerakan JAWARA bersama BPOM Samarinda. Sasaran kegiatan adalah masyarakat umum lintas usia yang beraktivitas di area kegiatan. Evaluasi dilakukan secara deskriptif berdasarkan jumlah peserta, hasil pemeriksaan klinis, jenis konsultasi, dan respons peserta terhadap edukasi. Kegiatan diikuti oleh 78 peserta, dengan 57 peserta menjalani skrining tekanan darah, gula darah sewaktu, asam urat, dan kolesterol. Hasil menunjukkan 20 peserta (35%) memiliki tekanan darah di atas normal dan ditemukan dua kasus hiperglikemia berat yang memerlukan edukasi serta rujukan. Konsultasi Apoteker membantu mengidentifikasi ketidakpatuhan terapi, potensi interaksi obat-penyakit, dan kebutuhan tindak lanjut ke fasilitas kesehatan. Program juga meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pembuangan obat rusak/kedaluwarsa dan penggunaan BPOM Mobile. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi perguruan tinggi, Apoteker, dan BPOM dapat mendukung layanan preventif, farmakoterapi rasional, dan keamanan produk kesehatan di masyarakat.</p>Andi FadillaAriska WigatiningtyasAlya Nur AmaliaBurhanuddin Gasim SokaMuhammad Marwan RamadhanEko Siswanto SyamsulHayatus Sa'adahSaidah SaidahDiana Kurnia AprianiAgustiqori Al Mubarak
Copyright (c) 2026 Andi Fadilla, Ariska Wigatiningtyas, Alya Nur Amalia, Burhanuddin Gasim Soka, Muhammad Marwan Ramadhan, Eko Siswanto Syamsul, Hayatus Sa'adah, Saidah Saidah, Diana Kurnia Apriani, Agustiqori Al Mubarak
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-252026-06-256117217810.46808/jurnalbengawan.v6i1.261Pemberdayaan Umkm Disabilitas Berbasis Teknologi Ai Dalam Promosi Produk Halal Di Kabupaten Karanganyar
https://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/264
<p>Kegiatan UMKM tumbuh menjamur di Indonesia, akibat adanya pandemi yang pernah melanda di dunia dan Indonesia pada akhir tahun 2019. Kehadiaran para pelaku UMKM yang baru tersebut, tenyata membawa dampak juga bagi pelaku UMKM lama. Sebagian pelaku UMKM lama adalah para penyandang disabilitas, mendapat tambahan tantangan dengan mendapat tambahan saingan dalam menjalankan bisnisnya. Dampak lain adanya pandemi tersebut, masyarakat luas banyak mengandalkan kegiatannya menggunakan <em>gadget</em>. Masih banyak pelaku UMKM yang menjadi penyandang disabilitas yang belum maksimal menggunakan teknologi melalui <em>gadget</em>nya. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini memberdayakan para pelaku UMKM yang menyandang disabilitas, bersama dengan Majelis Dakwah Difabel Muslim Indonesia Kabupaten Karanganyar dalam menggunakan <em>gadget</em> dengan fasilitas <em>artificial intellegence</em> (AI). Temuan yang didapat dari hasil pengabdian, para pelaku UMKM penyandang disabilitas ini menjadi lebih cepat, mudah, dalam melakukan promosi penjualan produk-produk mereka secara online. Kesimpulan yang bisa dipetik dari awal, proses, hingga pasca kegiatan pengabdian ini, kemajuan <em>artificial intellegence</em> (AI) sangat perlu secara berkala kita bagikan akan manfaat dan cara penggunaannya terutama bagi para pelaku UMKM yang disabilitas, agar mampu bersaing dengan para pelaku UMKM yang bukan disabilitas.</p>Samsi SamsiRoch MulyaniArya SurendraWahjoe MawardiningsihAna MayasariDjoko SutantoHarjono HarjonoTimotius SuryadiKristin CandraAlifah Az Zahra
Copyright (c) 2026 Samsi Samsi, Arya Surendra, Wahyu Mawardiningsih, Ana Mayasari, Djoko Sutanto, Harjono Harjono, Timotius Suryadi, Kristin Candra, Alifah Az Zahra, Roch Mulyani
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-252026-06-256117918710.46808/jurnalbengawan.v6i1.264Edukasi Bahaya Kenakalan Remaja Dan Sindrom Metabolik Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Di Sekitar Banjir Kanal Timur
https://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/256
<p>Juvenile delinquency and metabolic syndrome are increasing health and social problems in urban communities, particularly in densely populated areas around the Banjir Kanal Timur. Environmental conditions, lack of health education, and minimal social supervision are factors that contribute to the low quality of life in the community. This community service activity aimed to increase public knowledge and awareness regarding the dangers of juvenile delinquency and the importance of preventing metabolic syndrome through health education and fostering healthy lifestyles. The implementation method was carried out through counseling, interactive discussions, simple health checks, and distribution of educational media to adolescents and the local community. The results of the activity showed a 37.2% increase in participants' understanding of the negative impacts of juvenile delinquency, such as drug abuse, promiscuity, and violence, as well as increased public awareness of the risk factors for metabolic syndrome, including unhealthy eating patterns, lack of physical activity, obesity, hypertension, and diabetes mellitus. Thus, this community service activity is expected to be a preventive measure in improving the quality of life of the community through strengthening health education and social development in the area around the Banjir Kanal Timur.</p>Inas Hasna AzizahMuhammad Insan Nur KamilRara HairunYustina FridolinSalma Nur BaitiNailatul GinaDhea Putri JulianDyah AyuanjarwatiYulita Maulani
Copyright (c) 2026 Inas Hasna Azizah, Muhammad Insan Nur Kamil, Rara Hairun, Yustina Fridolin, Salma Nur Baiti, Nailatul Gina, Dhea Putri Julian, Dyah Ayuanjarwati, Yulita Maulani
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-252026-06-256118819410.46808/jurnalbengawan.v6i1.256