https://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/issue/feedBengawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat2025-12-08T23:17:58+00:00A.Anditha Saribengawan@poltekindonusa.ac.idOpen Journal SystemsBengawan : Jurnal Pengabdian Masyarakathttps://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/209Sosialisasi Tentang Masalah Kesehatan Yang Diakibatkan Oleh Rokok Pada Masyarakat Sambilegilor, Maguwo, Sleman, Diy2025-12-08T23:17:56+00:00Sinta Novratilovasintanovralitova@poltekindonusa.ac.idWahyu Ratri Sukmaningsihsintanovralitova@poltekindonusa.ac.idLucky Nurcahya Wibowosintanovralitova@poltekindonusa.ac.idSepta Aulia Darmawansintanovralitova@poltekindonusa.ac.id<p><strong>Abstrak:</strong> Berdasarkan RISKESDAS 2018, prevalensi merokok pada penduduk Indonesia usia di atas 10 tahun mencapai 28,8%, sementara konsumsi tembakau pada kelompok usia di atas 15 tahun tercatat sebesar 62,9% pada pria dan 4,8% pada wanita, dengan total prevalensi 33,8%. Di Padukuhan Sambilegilor, sebagian besar pengurus Jagawarga merupakan laki-laki dan perokok aktif. Sementara itu, Kabupaten Sleman telah memiliki regulasi berupa Peraturan Bupati Sleman Nomor 42 Tahun 2012 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Menyikapi hal tersebut, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat melalui sosialisasi kesehatan terkait dampak negatif rokok, sebagai bagian dari peningkatan kapasitas anggota Jagawarga. Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan 17 peserta perokok aktif. Materi mencakup bahaya merokok, zat berbahaya dalam rokok, serta berbagai penyakit terkait. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan kenaikan skor sebesar 64,4%; hanya 2 peserta menjawab benar seluruh soal sebelum pelatihan, meningkat menjadi 13 peserta setelah pelatihan. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat kapasitas komunitas lokal dalam pengendalian konsumsi rokok dan disarankan untuk dilanjutkan secara berkelanjutan dalam bentuk program bebas asap rokok.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> Rokok, Jagawarga, penyakit, tobacco</p>2025-12-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Sinta Novratilova, Wahyu Ratri Sukmaningsih, Lucky Nurcahya Wibowo, Septa Aulia Darmawanhttps://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/210Inovasi Jamu Cekok Untuk Mencegah Stunting2025-12-08T23:17:56+00:00Marni Marnimarni@udb.ac.idRahmat Hidayatmarni@udb.ac.idIndra Hastutimarni@udb.ac.idDanudiraja Soenotomarni@udb.ac.idNurul Hidayatullahmarni@udb.ac.idUlfa Roihanahtus Shalihahmarni@udb.ac.id<p>Terdapat 1 anak sangat pendek dan 8 anak pendek stunting anak yang sangat pendek, yaitu berjumlah 1 anak dan anak pendek berjumlah 8 anak dari 56 anak yang ada di wilayah Posyandu Anggrek IV Desa Ngasinan. <strong>T</strong><strong>ujuan</strong> pengabdian: Untuk pengentasan kemiskinan, dan kelaparan, serta meningkatkan derajat Kesehatan / Pencegahan Stunting, menambah income masyarakat. <strong>Melaksanakan pelatihan produksi serta pendampingan proses produksi jamu cekok dari </strong>tanaman keluarga, Tim Pengabdi Bersama Mitra melakukan prosedur pedaftaran UMKM (PIRT), untuk mendapatkan ijin edar (PIRT), agar produk bisa dijual lebih luas dan menjangkau wilayah di Indonesia. Melakukan Pelatihan E Marketing: manajemen pengelolaan usaha inovasi jamu cekok terutama terkait digital marketing. <strong>Metode y</strong>ang digunakan, <strong>Sosialisasi t</strong>entang stunting dan cara mengatasinya. Pelatihan dan pendampingan pembuatan jamu cekok, pelatihan dan pendampingan E Marketing, <strong>Hasil Pengabdian</strong> : Kegiatan telah berjalan dengan baik, sesuai rencana, pengetahuan kader meningkat, kemampuan membuat jamu cekok meningkat, kemampuan E Marketing terjadi peningkata. <strong>Kesi</strong><strong>mpulan.</strong> Peningkatan keberdayaan masyarakat, peningkatan derajat Kesehatan.</p>2025-12-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Marni Marni, Rahmat Hidayat, Indra Hastuti, Danudiraja Soenoto, Nurul Hidayatullahhttps://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/214Pendampingan Penerapan Teknologi Tepat Guna Demi Peningkatan Kecepatan Kerja Bagi Pengrajin Bambu Gunungpati Semarang2025-12-08T23:17:56+00:00Puji Basukibasuki.p@unpand.ac.idNiyar Candra Agustinbasuki.p@unpand.ac.idSinta Petri Lestaribasuki.p@unpand.ac.idCandra Wahyu Sbasuki.p@unpand.ac.idJanuary Jefry Sbasuki.p@unpand.ac.id<p>Kelompok Mebel Bambu ARIMBI di Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, menghadapi kendala utama pada rendahnya kapasitas produksi akibat penggunaan metode manual dalam proses pemotongan dan pembelahan bambu. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kecepatan kerja, kualitas produk, serta pengetahuan mitra melalui penerapan teknologi tepat guna, pelatihan, dan pendampingan. Metode pelaksanaan meliputi empat tahap utama, yaitu: (1) sosialisasi dan identifikasi masalah melalui wawancara untuk menggali data jenis bahan baku, kapasitas produksi, dan potensi pasar; (2) perancangan serta penerapan mesin potong dan mesin pembelah bambu sebagai pengganti proses manual; (3) pelatihan keselamatan kerja, perawatan mesin, manajemen usaha, serta strategi pemasaran digital; dan (4) pendampingan serta evaluasi perbandingan kinerja sebelum dan sesudah penggunaan mesin. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada efisiensi produksi. Proses pemotongan meningkat 24 kali lebih cepat, proses pembelahan meningkat 30 kali lebih cepat. Pelatihan keselamatan kerja juga meningkatkan pemahaman mitra terhadap penggunaan alat pelindung diri dan prosedur K3. Sementara itu, pelatihan digital marketing mendorong lebih dari 70% anggota mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi produk. Dengan demikian penerapan teknologi tepat guna dan pelatihan terpadu terbukti mampu meningkatkan kapasitas produksi, kualitas, serta daya saing kelompok mitra, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pengembangan ekonomi lokal berbasis sumber daya alam berkelanjutan.</p>2025-12-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Puji Basuki, Niyar Candra Agustin, Sinta Petri Lestari, Candra Wahyu S, January Jefry Shttps://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/215Penerapan Teknologi Pralon Biopori Untuk Pengolahan Sampah Organik Pada Kelompok Masyarakat Dasawisma Perak 1 Banguntapan2025-12-08T23:17:57+00:00Prasetyo Febriartofebriartop@amikom.ac.idNurizka Fidalinurizka@amikom.ac.idHanantyo Sri Nugrohohanantyo@amikom.ac.idRahmawati Rahmawatirahmawatiamma6@students.amikom.ac.idAprilia Putri Rahmawatiapriliaputrirahmawati@students.amikom.ac.id<p>The purpose of this community service activity is to transfer knowledge of organic waste, through two aspects, namely the social aspect of society regarding awareness in processing waste and there is a production aspect through organic waste processing techniques. This activity is motivated by the problem of partners with the condition of household waste disposal, especially organic waste, then partners do not have the knowledge and skills, and the lack of adequate equipment for waste processing. The method is in the form of training through socialization of the importance of the potential of organic waste to become compost by providing knowledge through material through the display of images and training methods by providing organic waste processing techniques. The results of this community service activity were improved knowledge and skills in organic waste processing using biopore pipe technology. The conclusion of this community service activity was that the application of biopore pipe technology had a positive impact on increasing the capacity of partner groups in managing organic waste, including reducing the waste burden in their respective communities. Training using community-based methods can be an effective strategy for training in the application of biopore pipe technology.</p>2025-12-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Prasetyo Febriarto, Nurizka Fidali, Hanantyo Sri Nugroho, Rahmawati Rahmawati, Aprilia Putri Rahmawatihttps://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/217Pelatihan Pewarna Batik Alam Melalui Teknologi Informasi Di Kampung Batik Pesindon Kota Pekalongan2025-12-08T23:17:57+00:00Much. Rifqi Maulanarifqi@iwima.ac.idIchwan Kurniawanichwan.ana10@gmail.comKaryoto Karyotokaruyotostmik@gmail.comPrastuti Sulistyorinipsulistyorini72@gmail.com<p>Industri batik merupakan penopang perekonomian yang terpenting di Indonesia, setelah pengakuan batik sebagai warisan budaya sejak 2009, permintaan batik semakin meningkat. Hal ini mengakibatkan peralihan penggunaan pewarna batik, dari pewarna alami menjadi pewarna sintetis. Namun, ada beberapa dampak negatif yang ditimbulkan dengan penggunaan pewarna tersebut. Strategi untuk mewujudkan masyarakat yang sadar tentang lingkungan, salah satunya melalui edukasi kepada pengrajin batik untuk sadar lingkungan melalui sosialisasi dan pelatihan penggunaan pewarna alam untuk produk batik. Salah satu bentuk edukasi adalah dengan memanfaatkan teknologi informasi. Paguyuban Kampung Batik Pesindon yang berlokasi di Kelurahan Bendankergon Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan, rata-rata anggota masih menggunakan pewarna sintetis pada produk batik mereka yaitu sekitar 94.73%, sedangkan anggota paguyuban yang menggunakan pewarna alam kurang lebih 5.27%. Pengetahuan terkait pewarna dengan bahan alam untuk produk batik hanya diketahui oleh pengrajin generasi tua saja. Oleh karena itu dianggap penting untuk melakukan pelatihan penggunaan pewarna alam batik memlaui pemanfaatan teknologi informasi untuk generasi muda. Hal ini bertujuan, untuk melestarikan budaya leluhur dalam penggunaan pewarna alam, selain itu menjaga lingkungan agar tidak tercemar oleh penggunaan pewarna sintetis. Hasil dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan kepada generasi muda tentang pewarna alam batik sangat penting, untuk menjaga kelestarian penggunaan pewarna alam produk batik. Kemudian, berdasarakan hasil pre-test dan post-test yang telah dilakukan, terjadi peningkatan nilai setelah peserta mengikuti kegiatan, rata peningkatan setelah kegiatan adalah meningkat 27,94. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan pengabdian dapat memberikan pengetahuan kepad peserta mengenai pemanfaatan teknologi dalam membuat konten digital.</p>2025-12-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Much. Rifqi Maulana, Ichwan Kurniawan, Karyoto Karyoto, Prastuti Sulistyorinihttps://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/219Transformasi UMKM Crafter: Penguatan Administrasi Dan Strategi Pemasaran Digital Melalui E-CRM2025-12-08T23:17:57+00:00Khabib Alia Akhmadkhabib_alia@udb.ac.idNurohman Nurohmankhabib_alia@udb.ac.idTri Djoko Santosakhabib_alia@udb.ac.id<p>UMKM sektor kerajinan (<em>crafter</em>) memiliki kontribusi penting dalam perekonomian kreatif di Indonesia. Komunitas Crafter Solo Raya yang terdiri dari pelaku usaha kriya berbasis kain, rajut, resin, kulit, dan kerajinan tangan lainnya masih menghadapi kendala dalam pengelolaan administrasi dan strategi pemasaran yang terintegrasi. Permasalahan ini berdampak pada keterbatasan akses pasar serta rendahnya loyalitas pelanggan. Melalui program pengabdian kepada masyarakat, tim Universitas Duta Bangsa Surakarta merancang dan mengimplementasikan sistem manajerial berbasis E-CRM (<em>Electronic Customer Relationship Management</em>). Program dilaksanakan melalui lima tahapan: sosialisasi, pelatihan dan pendampingan, penerapan sistem, evaluasi, dan keberlanjutan. Hasilnya, anggota komunitas berhasil mengoperasikan sistem E-CRM untuk pencatatan administrasi, manajemen pelanggan, dan pemasaran digital. Implementasi teknologi ini meningkatkan efisiensi bisnis, memperkuat interaksi dengan konsumen, serta memperluas jangkauan pasar produk crafter di Solo Raya.</p>2025-12-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Khabib Alia Akhmad, Nurohman Nurohman, Tri Djoko Santosahttps://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/220Pengembangan AI Dalam Pembangunan Karakter Dan Kesehatan Mental Menuju Karier Cemerlang Bagi Remaja Kabupaten Klaten2025-12-08T23:17:57+00:00Diyan Sakti Purwantodiyansakti@poltekindonusa.ac.idEni Lestaridiyansakti@poltekindonusa.ac.idErsyafaat Hudadiyansakti@poltekindonusa.ac.idDina Ashfa Karimadiyansakti@poltekindonusa.ac.idDini Ashfi Hayatidiyansakti@poltekindonusa.ac.id<p>Perkembangan kecerdasan buatan (<em>Artificial Intelligence/AI</em>) saat ini membuka peluang besar dalam berbagai bidang, termasuk dalam bidang pendidikan karakter dan kesehatan mental. Remaja sebagai generasi penerus bangsa menghadapi tantangan era digital yang kompleks, sehingga diperlukan pendekatan yang inovatif dan adaptif dalam membentuk karakter positif serta menjaga kesehatan mental mereka. Sosialisasi ini bertujuan untuk mengenalkan pemanfaatan AI sebagai alat bantu yang mendukung proses pengembangan diri remaja secara menyeluruh, terutama dalam membangun kesiapan mental dan karakter menuju masa depan yang lebih cerah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh tim dari Program Studi D3 Farmasi Politeknik Indonusa Surakarta bekerja sama dengan LKP Kembar Klaten dan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klaten yang menyasar para remaja di wilayah tersebut. Metode kegiatan mencakup penyuluhan interaktif, simulasi penggunaan aplikasi berbasis AI untuk pengenalan diri dan perencanaan karier, serta pendampingan psikososial berbasis komunitas. Dengan pendekatan berbasis teknologi yang relevan dan menyenangkan, kegiatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan mental dan karakter dalam menghadapi masa depan dunia kerja yang kompetitif. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan 95 % pemahaman remaja terhadap pentingnya mengenal potensi diri, mengelola emosi secara sehat, serta menggunakan teknologi secara bijak untuk mendukung pertumbuhan pribadi dan profesional mereka. Diharapkan, kegiatan semacam ini dapat menjadi model pemberdayaan remaja yang dapat direplikasi di wilayah lain, guna mencetak generasi muda yang tangguh, cerdas, dan siap bersaing didunia kerja.</p>2025-12-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Diyan Sakti Purwanto, Eni Lestari, Ersyafaat Huda, Dina Ashfa Karima, Dini Ashfi Hayatihttps://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/224Pendampingan Pencatatan Keuangan Umkm Pada Wedangan Selaras2025-12-08T23:17:57+00:00Dewi Ika Octaviadewiikao09@gmail.comAri Susantisantisties@gmail.comEra Trianita Saputraeratrianita18@gmail.comBudi Istiyantobudisties@gmail.com<p>Kegiatan pengabdian dilakukan dengan tujuan memberikan pengetahuan dan praktik nyata terkait pencatatan keuangan pada pemilik UMKM Wedangan Selaras. Metode yang dilakukan berupa <em>Participatory Action Research</em> (PAR) dimana partisipasi penuh pemilik UMKM sangat berguna bagi kegiatan pengabdian ini. Observasi dilakukan pada tahap awal guna mengamati dan wawancara mendalam kepada pemilk UMKM agar mendapatkan informasi dan data yang lengkap. Permasalahan yang terjadi adalah selama ini pemilik UMKM tidak pernah merasakan keuntungan dari hasil penjualannya dikarenakan tidak adanya pencatatan keuangan yang dilakukan. Sehingga kegiatan pengabdian ini difokuskan dengan memberikan materi-materi berupa pentingnya mencatat uang masuk dan uang keluar, pembuatan tabel pencatatan keuangan dan pengalokasian perencanaan keuangan. Hasilnya pemilik UMKM merasa bahwa pencatatan keuangan adalah penting dilakukan dan mudah dilakukan asalkan bisa konsisten.</p>2025-12-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Dewi Ika Octavia, Ari Susanti, Era Trianita Saputra, Budi Istiyantohttps://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/226Sinergi Akademisi Dan Umkm Kuliner Dalam Penerapan Good Manufacturing Practices Untuk Peningkatan Kualitas Dan Daya Saing Produk Di Sukabumi2025-12-08T23:17:57+00:00Wahyu Tri Hastiningsihwahyutrihasti123@gmail.comArie Restamawahyutri@poltekindonusa.ac.idErsyafaat Hudawahyutri@poltekindonusa.ac.id<p style="margin-left: 21.3pt; text-align: justify;"><em><span style="font-size: 9.5pt; font-family: 'Candara',sans-serif;">Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs)</span></em><span style="font-size: 9.5pt; font-family: 'Candara',sans-serif;"> in the culinary sector play a vital role in strengthening food security and supporting the local economy. However, many small-scale food producers still struggle with the implementation of <em><span style="font-family: 'Candara',sans-serif;">Good Manufacturing Practices (GMP)</span></em>, production efficiency, and consistent product quality. This community service program aimed to improve the competence of JAKATA Sukabumi MSME in managing its culinary business to be more hygienic, efficient, and competitive. The program applied a <em><span style="font-family: 'Candara',sans-serif;">Participatory Action Research (PAR)</span></em> approach that involved the partner actively in each stage—problem identification, training, implementation, and evaluation. The results indicated an increase in participants’ understanding of <em><span style="font-family: 'Candara',sans-serif;">food safety</span></em> by 38%, an average production cost reduction of 12%, and better cleanliness standards and product consistency. Furthermore, the activity encouraged a shift in mindset toward data-based management and digital marketing for business development. The program effectively facilitated knowledge transfer between academics and business owners, fostering independence and professionalism among local culinary entrepreneurs.</span></p> <p style="margin-left: 21.3pt; text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 9.5pt; font-family: 'Candara',sans-serif;">Keywords:</span></strong><span style="font-size: 9.5pt; font-family: 'Candara',sans-serif;"> <em><span style="font-family: 'Candara',sans-serif;">culinary MSMEs</span></em>; <em><span style="font-family: 'Candara',sans-serif;">Good Manufacturing Practices</span></em>; <em><span style="font-family: 'Candara',sans-serif;">Participatory Action Research</span></em>; production efficiency; empowerment</span></p>2025-12-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Wahyu Tri Hastiningsihhttps://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/228Pengenalan Komik Digital Berbahasa Inggris Sebagai Media Edukasi Peduli Lingkungan Di Forum Anak Kelurahan Sriwedari2025-12-08T23:17:57+00:00Winarti Winartiwinarti@udb.ac.idAris Hidayatulloharis_hidayatulloh@udb.ac.idRama Sultan Akbarwinarti@udb.ac.idDiky Darmawanwinarti@udb.ac.id<p><em>This community service program was motivated by the low effectiveness of conventional environmental education methods, as well as the limited English literacy and digital technology utilization among members of the Forum Anak Kelurahan Sriwedari. The children were not yet accustomed to using English in thematic contexts such as environmental issues, even though this ability is essential for broadening their global awareness. The purpose of this program was to develop an innovative learning medium in the form of an English-language digital comic with an environmental theme, designed to enhance both English proficiency and ecological literacy among children. The program employed a Participatory Action Research (PAR) approach, emphasizing active participant involvement throughout all stages—from planning to evaluation. The results showed a significant improvement in environmental vocabulary mastery (from 58 to 84), the ability to construct simple sentences (from 60 to 82), and the confidence to use English in communicative contexts (from 55 to 83). The children also demonstrated higher learning motivation and greater awareness of environmentally friendly behavior. In conclusion, the introduction of English-language digital comics proved effective as a creative learning medium that integrates English language acquisition with Education for Sustainable Development (ESD), fostering the development of globally minded and ecologically conscious young learners.</em></p>2025-12-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Winarti Winarti, Aris Hidayatulloh, Rama Sultan Akbar, Diky Darmawanhttps://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/230Edukasi Peningkatan Gizi Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Ibu Balita Di Desa Pandak, Sragen2025-12-08T23:17:57+00:00Wahyu Ratri Sukmaningsihwahyuratri@poltekindonusa.ac.idAdhitya Wahyu Kurniawanwahyuratri@poltekindonusa.ac.idNurlita Fauziahwahyuratri@poltekindonusa.ac.idSri Rohmiyatiwahyuratri@poltekindonusa.ac.idZakiya Murni Setyawatiwahyuratri@poltekindonusa.ac.idMunawwarah Munawwarahwahyuratri@poltekindonusa.ac.id<p>Stunting, masalah gizi yang telah berlangsung sejak lama, masih menjadi masalah utama bagi kesehatan masyarakat Indonesia. Peningkatan kesadaran ibu balita tentang pentingnya gizi seimbang adalah salah satu cara untuk mencegah stunting. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mencegah stunting di Desa Pandak, Kabupaten Sragen dengan meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang nutrisi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif yang melibatkan masyarakat secara langsung dalam setiap fase meliputi tahap persiapan, pembukaan, pretest, penyampaian materi, diskusi dan tanya jawab, posttest, serta evaluasi dan dokumentasi. Kegiatan ini dihadiri oleh 30 ibu balita, sebagian besar ibu rumah tangga yang berusia antara 23-45 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan peserta dengan nilai rata-rata pretest sebesar 60% dan nilai rata-rata posttest sebesar 85%, hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan edukasi efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta tentang gizi seimbang dan cara mencegah stunting. Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mencegah stunting sejak dini, diharapkan upaya serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan.</p>2025-12-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Wahyu Ratri Sukmaningsih, Adhitya Wahyu Kurniawan, Nurlita Fauziah, Sri Rohmiyati, Zakiya Murni Setyawati, Munawwarah Munawwarahhttps://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/223Edukasi Dan Pendampingan Self Care Management Bagi Lansia Hipertensi Untuk Kemandirian2025-12-08T23:17:57+00:00Elisabeth Wahyu Savitrie.savitri@sanagustin.ac.idDwi Kurniasihe.savitri@sanagustin.ac.idSulastri Herdaningsihe.savitri@sanagustin.ac.idYusta Angelinae.savitri@sanagustin.ac.idLucia Martisa Selvie.savitri@sanagustin.ac.id<p><strong>Latar belakang:</strong> Lansia penderita hipertensi sering menghadapi keterbatasan dalam <em>self-care management</em> dimana hal tersebut merupakan salah satu faktor yang meningkatkan risiko komplikasi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian lansia melalui edukasi dan pendampingan <em>self-care management</em> berbasis kelompok. <strong>Metode</strong>: Kegiatan dilaksanakan selama 8 minggu di mulai sejak Agustus 2025 sampai Oktober2025, melalui empat tahap, yaitu sosialisasi, edukasi (diet <em>DASH</em>, <em>exercise/weight bearing exercise</em>, gaya hidup sehat, terapi obat & herbal aman), penerapan teknologi monitoring kesehatan, serta pendampingan dan evaluasi.</p> <p><strong>Hasil</strong>: Sebanyak 20 lansia mengikuti program. Hasil pre-test menunjukkan hanya 40% peserta memahami prinsip <em>self-care management</em>, meningkat menjadi 87,5% pada post-test. Rerata tekanan darah sistolik turun dari 155 mmHg menjadi 145 mmHg, sedangkan diastolik turun dari 92 mmHg menjadi 86,5 mmHg. Selain itu, 80% peserta rutin melakukan exercise ringan ≥3 kali/minggu, 100% mengikuti pola makan DASH, obat dan mengkonsumsi herbal dan 85% melakukan melakukan manajemen stress dan 85% melakukan <em>activity daily living (ADL)</em> serta melakukan pemantauan tekanan darah secara mandiri. <strong>Kesimpulan</strong>: Program edukasi dan pendampingan <em>self-care management </em>terbukti meningkatkan pengetahuan, kepatuhan, serta kualitas hidup lansia hipertensi. Program ini direkomendasikan untuk diimplementasikan secara berkelanjutan di panti werdha maupun komunitas lansia dengan hipertensi lainnya.</p> <p><strong> </strong></p> <p><strong>Kata kunci:</strong> hipertensi; lansia; <em>self-care management</em>; edukasi kesehatan</p>2025-12-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Elisabeth Wahyu Savitri, Dwi Kurniasih, Sulastri Herdaningsih, Yusta Angelina, Lucia Martisa Selvihttps://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/231Peningkatan Kemandirian Pangan Dan Kesehatan Keluarga Melalui Pengembangan Kebun Gizi Dan Tanaman Obat Keluarga2025-12-08T23:17:58+00:00Vidi Mercyanavidimercyana97@gmail.comAnditya Gilang Rizky Pradanavidimercyana@uibs.ac.id<p><strong>Abstrak: </strong>Desa Tawengan memiliki potensi tinggi pada bidang pertanian khususnya tanaman sayur dan obat, tetapi pengelolaan dan pengembangan sumber dayanya yang masih kurang. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan dan kesehatan keluarga melalui pelatihan budidaya kebun gizi<em> dan </em>tanaman obat keluarga (TOGA) bagi ibu-ibu PKK. Kegiatan dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan lahan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi dan obat tradisional yang dapat menunjang ketahanan keluarga. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan praktik budidaya, serta evaluasi hasil kegiatan. Peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam menanam sayuran bergizi, merawat tanaman obat, serta mengolah hasil panen untuk kebutuhan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu-ibu PKK tentang pentingnya gizi keluarga dan penggunaan tanaman obat alami, serta tumbuhnya kesadaran untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif. Dengan demikian, pelatihan ini berkontribusi terhadap peningkatan kemandirian pangan, penguatan ekonomi rumah tangga, serta perbaikan kesehatan keluarga melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang berkelanjutan.</p> <p> <strong>Kata Kunci:</strong> Kebun gizi, kemandirian pangan, kesehatan keluarga, TOGA</p>2025-12-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Vidi Mercyana, Anditya Gilang Rizky Pradanahttps://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/216Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Umkm Permata Hebat Produk Olahan Buah Dan Batang Pisang Di Kelurahan Bulusan Kecamatan Tembalang2025-12-08T23:17:58+00:00Agustien Zulaidahzagustien@unpand.ac.idRetno Djohar Julianizagustien@unpand.ac.idPuji Basukizagustien@unpand.ac.idShintawati Dyah Pzagustien@unpand.ac.idSukaryo Sukaryozagustien@unpand.ac.id<p>Kecamatan Tembalang dengan luas wilayah 4.420,04 ha merupakan salah satu kawasan strategis di Kota Semarang yang memiliki potensi sumber daya lokal yang cukup melimpah, salah satunya pohon pisang. Buah pisang dan batangnya yang melimpah seringkali hanya dimanfaatkan sebagian, sedangkan sisanya menjadi limbah organik yang belum termanfaatkan secara optimal. Melihat potensi pohon pisang yang banyak di Tembalang khususnya di Kelurahan Bulusan maka UMKM “Permata Hebat” yang memiliki anggota aktif saat ini berjumlah 15 orang mengolah pisang ini menjadi makanan olahan seperti keripik pisang, keripik batang (debog) pisang dan olahan pisang lainnya. Produksi olahan pisang ini selain untuk menambah income pelaku UMKM juga untuk menambah income petani pisang mengingat pisang merupakan buah yang tidak tahan lama penyimpanannya, sehingga dengan dibuat makanan olahan selain memperpanjang masa penyimpanan juga meningkatkan nilai jualnya. Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Pandanaran memberikan pendampingan berbasis masyarakat yang diarahkan pada penguatan kapasitas produksi, manajemen, dan pemasaran UMKM <em>Permata Hebat</em>. Kegiatannya mencakup pelatihan penggunaan peralatan yang lebih efisien, pengembangan desain kemasan, pendampingan pembuatan laporan keuangan sederhana, serta penerapan strategi pemasaran digital. </p>2025-12-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Agustien Zulaidah, Retno Djohar Juliani, Puji Basuki, Shintawati Dyah P, Sukaryo Sukaryohttps://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/218Edukasi Gaya Hidup Sehat Terkait Penyakit Hipertensi2025-12-08T23:17:58+00:00Riyan setiyantoriyansetiyanto@poltekindonusa.ac.idYunita Dian Priyansetiyanto@poltekindonusa.ac.idSilviana Rhokimatul Ramadhaniriyansetiyanto@poltekindonusa.ac.idNisa Lutfianawatiriyansetiyanto@poltekindonusa.ac.idKhunaisa Khunaisariyansetiyanto@poltekindonusa.ac.id<p>Hypertension, known as the silent killer, is a non-communicable disease whose prevalence continues to increase globally and nationally. The prevalence of hypertension in the Indonesian population aged ≥18 years has reached 34.1%. The main risk factors for hypertension include excessive salt consumption, obesity, lack of physical activity, and psychosocial stress, all of which are greatly influenced by a person's diet and lifestyle. This community service activity was carried out through community outreach aimed at providing knowledge about hypertension so that the public can take preventive measures. The results of the health outreach to the community about hypertension that has been carried out have increased participants' knowledge of hypertension, better managing their diet and lifestyle, and understanding the signs and symptoms and ways to prevent hypertension.</p> <p> </p> <p><strong>Keywords</strong><strong>:</strong> Hypertension; Prevalence; silent killer.</p>2025-12-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Riyan setiyanto, Yunita Dian P, Silviana Rhokimatul Ramadhani, Nisa Lutfianawati, Khunaisa Khunaisahttps://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/208Peningkatan Literasi Keuangan Digital Pada Guru Dan Siswa Di Lukmanul Hakeem School Thailand2025-12-08T23:17:58+00:00Agustyarum Pradiska Budiagustyarum@poltekindonusa.ac.idTiara Novita Jatiagustyarum@poltekindonusa.ac.id<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat literasi keuangan digital di kalangan guru dan siswa, khususnya di sekolah internasional yang jarang mendapat pendampingan langsung terkait hal tersebut. Padahal, literasi keuangan digital menjadi keterampilan penting dalam menghadapi perkembangan teknologi keuangan, termasuk <em>e-wallet</em>, <em>mobile banking</em>, aplikasi <em>budgeting, Investment Apps hingga Payment Gateways</em>. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, serta kesadaran guru dan siswa terkait penggunaan layanan keuangan digital yang aman dan bijak. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif untuk penyampaian materi dasar serta diskusi partisipatif yang disertai studi kasus dan praktik langsung. Kegiatan ini diikuti oleh 148 peserta (13 guru dan 135 siswa) di Lukmanul Hakeem School, Yala – Thailand, yang dilaksanakan secara <em>hybrid</em>. Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatan pengetahuan peserta tentang konsep dasar keuangan digital, keterampilan dalam menggunakan aplikasi keuangan, serta kesadaran terhadap risiko transaksi digital. Dengan demikian, kegiatan ini terbukti efektif sebagai model pelatihan literasi keuangan digital lintas negara yang dapat direplikasi pada konteks pendidikan lainnya</p>2025-12-02T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Agustyarum Pradiska Budi, Tiara Novita Jatihttps://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/204Penguatan Literasi Digital Berbasis Forum Group Discussion Untuk Membangun Identitas Digital Desa Tambak Cemandi Sidoarjo2025-12-08T23:17:58+00:00Dwi Prasetyodwiprasetyo@unesa.ac.idTeguh Dwi Putrantoteguhputranto@unesa.ac.idDanang Tandyonomanudanangtandyonomanu@unesa.ac.idTsuroyya Tsuroyyatsuroyya@unesa.ac.idAwang Dharmawanawangdharmawan@unesa.ac.idMuhammad Hilmy Azizmuhammadaziz@unesa.ac.idAditya Fahmi Nurwahidadityanurwahid@unesa.ac.id<p>Desa Tambak Cemandi memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat, namun masih terkendala oleh rendahnya literasi digital, minimnya strategi komunikasi, dan belum optimalnya promosi destinasi wisata secara mandiri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas literasi digital masyarakat melalui pendekatan integratif berupa pelatihan, Forum Group Discussion, dan pendampingan intensif. Metode partisipatif diterapkan untuk melibatkan perangkat desa, pemuda, kelompok sadar wisata, dan pelaku UMKM dalam proses penguatan kemampuan digital dan komunikasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta dalam mengelola media sosial, mengisi konten website desa, serta membuat narasi promosi digital. Terjadi pula perubahan positif dalam cara pandang masyarakat terhadap promosi berbasis komunitas. Pendampingan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan individu, tetapi juga membentuk sinergi antar pemangku kepentingan untuk membangun identitas digital desa yang berkelanjutan. Program ini membuktikan bahwa literasi digital yang dikembangkan secara kolaboratif mampu menjadi katalis transformasi menuju desa digital.</p>2025-12-02T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Dwi Prasetyo, Teguh Dwi Putranto, Danang Tandyonomanu, Tsuroyya Tsuroyya; Awang Dharmawan, Muhammad Hilmy Aziz, Aditya Fahmi Nurwahidhttps://www.bengawan.poltekindonusa.ac.id/index.php/jurnal_bengawan/article/view/211Optimalisasi Potensi Usaha Berbasis Ekonomi Sirkular Melalui Pengelolaan Sampah Organik Dan Aplikasi Manajemen Usaha Bumdesa Rizqi Barokah Mandiri2025-12-08T23:17:58+00:00Muhammad Milzammilzamlife@gmail.comMujibul Hakimmilzamlife@gmail.comDevi Rakhmatikamilzamlife@gmail.comAdinda Dwi Putri Syaharanimilzamlife@gmail.comArif Budi Utomomilzamlife@gmail.comShafa Aleeqa Dindamilzamlife@gmail.com<p>Organic waste management in rural areas continues to be a significant challenge with implications for both environmental quality and community health. Rejosari Timur Village, through Rizq Barokah Mandiri Village-Owned Enterprise (BUMDes), faces constraints such as weak managerial capacity, limited innovation in organic waste processing, and low digital integration. This community empowerment program was designed to overcome these issues by applying circular economy principles in organic waste management and strengthening business governance through a Management Information System (MIS). The program was carried out using a participatory approach in five stages: problem identification, MIS application development, training and risk management workshops, implementation of waste shredding technology and MIS, and monitoring and evaluation through baseline-endline measurement and pre-post tests. The results showed an improvement in the managerial capacity of BUMDes, particularly in sustainable financial planning, risk management, and digital marketing supported by Artificial Intelligence. The introduction of an organic waste shredder enabled the production of compost as a value-added agricultural product, while the MIS facilitated transparent and efficient transaction recording and cash flow monitoring. In conclusion, the integration of digital technology and circular economy-based waste processing proved effective in enhancing the competitiveness of BUMDes and promoting rural economic independence while preserving environmental sustainability.</p>2025-12-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Muhammad Milzam, Mujibul Hakim, Devi Rakhmatika, Adinda Dwi Putri Syaharani, Arif Budi Utomo, Shafa Aleeqa Dinda