Edukasi Literasi Digital: Menangkal Pengaruh Buruk TikTok terhadap Minat Belajar Anak Di Desa Ngrodon Kec. Wonosari Kab. Klaten
DOI:
https://doi.org/10.46808/jurnalbengawan.v6i1.257Keywords:
Dampak, Media Sosial, tiktok, literasi digital, minat belajarAbstract
Media Sosial menjadi hal yang sangat menarik bagi generasi Z saat ini. Media Sosial mampu mempengaruhi perilaku seseorang dalam kehidupannya. TikTok merupakan media sosial paling banyak diakses di Indonesia dengan jumlah mencapai 157,6 juta orang. Pengguna TikTok dimanjakan dengan berbagai konten informatif hingga konten receh yang sangat sederhana namun mempunyai viewer yang tinggi. Kemudahan dalam mengakses tiktok membuat para orang tua khususnya ibu memiliki kekawatiran terhadap minat belajar anak. Konten Tiktok membawa candu bagi penggunannya. Meskipun media sosial mampu meningkatkan kreativitas anak namun juga mampu menyebabkan rasa malas dan gangguan kesehatan mental jika tidak ada pendampingan dengan benar. Kegiatan ini memiliki tujuan memberikan edukasi terhadap ibu PKK Desa Ngrodon Kec Wonosari Kab Klaten agar mampu mengantisipasi dampak negatif dari tiktok terhadap minat belajar anak. Diharapkan dengan kegiatan edukasi literasi digital ini kader PKK mampu memberikan bimbingan, pembatasan waktu serta melakukan pengawasan terhadap anak dalam mengakses konten tiktok sehingga mampu mengurangi dampak negatif yang disebabkan oleh media sosial tiktok seperti susah berkonsentrasi, mudah marah, malas dan perkataan yang kurang sopan. Metode yang digunakan yaitu pemaparan materi dan diskusi tanya jawab untuk mendapatkan bagaimana teknik yang benar yang akan diterapkan dalam rangka mencegah dampak negatif tingginya konsumsi konten tiktok terhadap minat belajar anak. Dengan metode Participatory Action Research pengabdian ini mampu menjawab permasalahan yang dialami oleh Ibu PKK Desa Ngrondon Kec wonosari kab Klaten.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Eni Lestari, Diyan Sakti Purwanto, Farras Syaafi Rais

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.





