Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Penanaman Tanaman Obat Keluarga (Toga) Di Kelompok Wanita Tani Di Desa Alasombo
DOI:
https://doi.org/10.46808/jurnalbengawan.v6i1.255Abstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemanfaatan lahan kosong melalui penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Alasombo. Metode yang digunakan adalah pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), dengan masyarakat sebagai pelaku utama dan mahasiswa KKN sebagai fasilitator. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi aset lokal, perencanaan program, pelaksanaan penanaman, pendampingan edukasi, serta evaluasi partisipatif melalui Participatory Rural Appraisal (PRA). Hasil menunjukkan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan budidaya tanaman obat, serta pemahaman tentang manfaat kesehatan dari TOGA. Kegiatan panen dan pemasangan papan nama memperkuat identitas program dan rasa kepemilikan warga terhadap lahan budidaya, mendukung keberlanjutan kegiatan. Program ini juga memberikan kesempatan praktik pengolahan tanaman menjadi produk sederhana yang bermanfaat bagi keluarga, seperti pudding temulawak, sekaligus memperkuat kapasitas lokal dalam menjaga kesehatan keluarga secara mandiri. Kesimpulannya, pendekatan partisipatif berbasis aset lokal efektif meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan pemanfaatan TOGA secara berkelanjutan, menjadi model pemberdayaan masyarakat yang dapat direplikasi di komunitas lain.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Faizqinthar Bima Nugraha, Wahyu Dwi Cahyo, Monika Fifi Apriliana, Anisa Hidayatu Sholehah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.





