Edukasi Tanaman Obat Keluarga Melalui Program Pojok Toga Di Lingkungan Masyarakat Proklim Gajah Putih Berbasis Teknologi Qr Code Dan Website
DOI:
https://doi.org/10.46808/jurnalbengawan.v6i1.237Keywords:
Toga, Pengabdian Masyarakat, Pojok Toga, Edukasi, QR Code, Website, LingkunganAbstract
Abstrak : Dalam rangka meningkatkan pemanfaatan lahan pekarangan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap tanaman obat keluarga (TOGA), pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di RT 03 RW 09, Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta. Berdasarkan pemantauan tim pengabdian masyarakat, Sebagian lahan pekarangan warga belum dimanfaatkan secara maksimal, dam masih kurangnya kesadaran masyarakat terhadap tanaman TOGA. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam beberapa fase, ini termasuk observasi, koordinasi tim, monitoring, pembuatan Pojok Toga, edukasi masyarakat tentang pemanfaatan tanaman obat, dan penggunaan teknologi QR Code sebagai alat edukasi digital. Penataan Pojok Toga mencakup kegiatan pembukaan lahan, penanaman berbagai tanaman obat, dan pemasangan label tanaman dengan QR Code yang terhubung dengan informasi tanaman herbal TOGA di Website. Inisiatif penjangkauan dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan tentang manfaat TOGA bagi perekonomian, kesehatan, dan lingkungan. Temuan menunjukan dukungan masyarakat yang besar, kesadaran yang tinggi akan mafaat tanaman obat dan meningkatnya minat dalam pengelolaan lahan secara otonom. Materi edukasi digital dan Pojok Toga memberikan akses kepada masyarakat terhadap sumber daya berkelanjutan yang dapat mendukung pengembangan lingkungan yang produktif, sehat dan ramah lingkungan.
Kata Kunci: TOGA, Pengabdian Masyarakat, Pojok Toga, Edukasi, QR Code, Website, Lingkungan.
Abstract: In Order to improve the utilization of yard land and increase public awareness of family medical plants (TOGA), this community service was carried out in RT 03 RW 09, Karangasem Village, Laweyan District, Surakarta City. Based on the monitoring of the community service team, some of the residents yard land has not been utilized optimally, and there is still a lack of puvblic awareness of TOGA plants. This community services was carried out in several phases, including observation, team coordination, monitoring, creaction of the a TOGA corner, public education about the use of medicinal plants, and the use of QR Code technology as a ditigal education tool. The arrangement of the TOGA Corner includes land clearing activities, planting various medicinal plants, and installing plant label with QR Codes that are connected to TOGA herbal plant information on the website. Outreach initiatives were carried out to increase knowledge about the benefits of TOGA for the economy, health, and the environment. The findings showed great community support, high awareness of the benefits of medicinal plants and increasing interest in autonomous land management. Digital Toga Corner provide the community with access to sustainable resources that can support the development of a produvtive, healthy, and environmentally friendly environment.
Keywords: TOGA, Community Service, Toga Corner, Education, QR Code, Website, Environment.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Norma Puspitasari, Dessy Erlina Mugita, Iin Suhesti, Muhamad Ammar Raihan Ardiyanto, Anggita Salsa Sapta Anjani, Keandra Mahrady Jaya, Alexa Kusuma Wardana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.





